Patrolimabes.com.Bitung-Sulut,Panglima Brigade Nusa Utara Indonesia (BNUI) Kota Bitung, Mario Mamuntu, S.AB, mengapresiasi pelaksanaan Upacara Adat Tulude yang digelar oleh masyarakat Kota Bitung, Jumat (30/1/2026). Kegiatan adat tahunan ini berlangsung khidmat dan meriah, diawali dengan parade jalan kaki dari Taman Patung Dotulong menuju Lapangan Kantor Wali Kota Bitung.
Parade adat tersebut diikuti ratusan peserta yang berasal dari berbagai elemen masyarakat adat, agama, suku, dan budaya. Selama perjalanan, peserta parade mendapat pengawalan ketat dari petugas keamanan menggunakan kendaraan patroli (patwal) TNI-POLRI, sehingga kegiatan berlangsung tertib dan lancar.
Upacara Adat Tulude dihadiri langsung oleh Wali Kota Bitung, Bapak Hengky Honandar, SE, bersama Ketua TP PKK Kota Bitung Ny. Ellen Honandar Sondakh, SE, Wakil Wali Kota Bitung Bapak Randito Maringka, S.Sos, serta Sekretaris TP PKK Kota Bitung Ny. Jacinta Marybell Maringka Gumolung. Turut hadir unsur Forkopimda Kota Bitung dan tokoh-tokoh masyarakat.
Dalam upacara adat tersebut, Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, menerima gelar adat “Bataha Ikamanggi Torehe Tulung Banua”, yang bermakna pemimpin yang arif dan bijaksana dalam menjaga serta memelihara negeri. Pemberian gelar ini menjadi simbol penghormatan masyarakat adat atas kepemimpinan dan komitmen Wali Kota dalam membangun Kota Bitung yang rukun dan berbudaya.
Panglima BNUI Kota Bitung Mario Mamuntu, S.AB, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai Upacara Adat Tulude bukan hanya sebagai tradisi budaya, tetapi juga sarana mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kota Bitung yang majemuk.
Sementara itu, Panglima Brigade Nusa Utara Indonesia Richard Mamuntu menyampaikan bahwa kegiatan Tulude tahun ini melibatkan 20 gabungan organisasi masyarakat adat, agama, suku, dan budaya se-Kota Bitung. Hal ini menunjukkan kuatnya semangat toleransi, persaudaraan, dan pelestarian budaya lokal di tengah masyarakat.
Upacara Adat Tulude diharapkan terus menjadi agenda budaya yang memperkokoh identitas daerah sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat Kota Bitung.
(Red)
Social Header