Bitung –Patrolimabes.com. Komitmen untuk menciptakan suasana pendidikan yang kondusif dan berkualitas terus diwujudkan. SD GMIM Makawidey kembali menunjukkan peran aktifnya dengan membuka fasilitas sekolah sebagai lokasi penyelenggaraan ujian Tes Kompetensi Akademik (TKA) Literasi dan Numerasi. Kegiatan penting ini diikuti oleh dua institusi pendidikan lainnya, yaitu SD Nasional Kasawari dan SD GMIM Kasawari.
Kepala Sekolah SD GMIM Makawidey, Bapak Sijanek Rompa, S.Pd., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pemanfaatan fasilitas ini merupakan bentuk sinergi positif demi kelancaran proses evaluasi belajar peserta didik. Melalui kerjasama pemanfaatan sarana dan prasarana, ketiga sekolah dapat melaksanakan ujian dengan tertib, aman, dan sesuai dengan standar prosedur yang berlaku.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Sekolah SD GMIM Kasawari, Ibu Ketsya Daluwe, S.Pd., serta Kepala Sekolah SD Nasional Kasawari, Ibu Ruth Agustina Moningka, S.Pd.. Ketiganya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terjalinnya hubungan harmonis dan semangat kebersamaan antar lembaga pendidikan di lingkungan sekitar, yang terbukti mampu mendukung kelancaran agenda akademik tersebut.
Dalam pelaksanaannya, proses ujian turut dimonitor langsung oleh pengawas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Ibu Wani. Kehadiran beliau memberikan nilai tambah dalam memastikan bahwa seluruh tahapan ujian berjalan dengan disiplin, transparan, dan memenuhi standar mutu pendidikan yang diharapkan.
Tidak hanya itu, sistem pengawasan juga diperkuat dengan melibatkan pengawas silang yang berasal dari ketiga sekolah. Langkah strategis ini diambil untuk menjamin objektivitas penilaian serta menciptakan iklim ujian yang jujur dan profesional.
Dalam kesempatan tersebut, mewakili seluruh pimpinan sekolah, Bapak Sijanek Rompa, S.Pd. menyampaikan pesan mendalam dan himbauan kepada seluruh orang tua murid. Beliau menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
"Kami mengajak dan memohon kerjasama yang erat dari seluruh orang tua untuk senantiasa memperhatikan, membina, dan menjaga karakter serta perilaku anak-anak di lingkungan rumah maupun masyarakat. Pendidikan karakter dan pembentukan akhlak mulia merupakan fondasi yang sama pentingnya dengan pencapaian akademik. Mari kita bersinergi mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, sopan santun, dan kepribadian yang kuat," ujarnya dengan tegas.
Kegiatan berlangsung dengan sangat tertib dan lancar, di mana seluruh peserta didik mengikuti tes dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab. Diharapkan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan kepedulian terhadap pembentukan karakter ini dapat terus terpelihara demi mewujudkan pendidikan yang lebih maju dan bermartabat di Kota Bitung.
(J. Gerungan)
Social Header