Breaking News

SMP Negeri 7 Bitung: 193 Siswa Lulus 100%, Kepsek Tegaskan Larangan Coret Seragam dan Konvoi; SPMB Dibuka untuk 256 Siswa Baru


BITUNG – Patrolimabes.com.SMP Negeri 7 Bitung kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan tingkat kelulusan 100% pada Tahun Ajaran 2025/2026. Sebanyak 193 siswa secara resmi dinyatakan lulus dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pengumuman hasil kelulusan berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh sukacita, dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Femiyati A. Padoma, S.Pd., serta dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas), Bapak Patmos Supari, M.Pd., didampingi para guru, staf, dan para orang tua siswa.
 
Dalam sambutannya, Ibu Femiyati A. Padoma mengawali acara dengan menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas keberhasilan seluruh peserta didik. Angka kelulusan seratus persen ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti nyata dari kerja keras para siswa, dedikasi tinggi tenaga pendidik, serta dukungan penuh dari semua pihak yang terlibat dalam memajukan kualitas pendidikan di sekolah ini.
 
Namun, di tengah kebahagiaan dan kemeriahan suasana kelulusan, Kepala Sekolah menyampaikan pesan tegas dan imbauan utama yang menjadi sorotan dalam acara tersebut. Ibu Femiyati secara khusus menegaskan bahwa mulai tahun ini, tradisi coret-mencoret seragam sekolah serta kegiatan konvoi atau arak-arakan di jalan raya sepenuhnya ditiadakan dan tidak lagi diperbolehkan.
 
Berikut adalah pesan lengkap yang disampaikan Ibu Femiyati A. Padoma di hadapan seluruh warga sekolah:
 
"Anak-anakku yang saya banggakan, selamat dan sukses atas kelulusan kalian. Hari ini adalah hari kemenangan dan kebahagiaan yang patut kita syukuri bersama. Namun, izinkan Ibu menyampaikan satu pesan penting dan harus menjadi perhatian kita semua. Mulai saat ini, tradisi coret-mencoret seragam, menuliskan pesan atau gambar di baju sekolah hingga rusak, serta kebiasaan melakukan konvoi atau arak-arakan kendaraan di jalan raya usai pengumuman kelulusan, kami tiadakan sama sekali.
 
Kebiasaan itu, selain merusak barang milik sekolah dan fasilitas umum, juga memberikan kesan yang kurang baik, mengganggu ketertiban masyarakat, serta sangat berisiko membahayakan keselamatan diri kalian sendiri maupun orang lain. Kalian adalah siswa yang cerdas dan berkarakter, maka rayakanlah keberhasilan ini dengan cara yang lebih bermartabat, sopan, dan beradab.
 
Kita bisa merayakan kelulusan dengan ibadah syukur, doa bersama, atau kegiatan kebersamaan yang positif dan bermanfaat. Jadikan momen ini sebagai awal perjalanan baru yang lebih baik, dengan menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater SMP Negeri 7 Bitung. Saya harap pesan ini dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh siswa, serta didukung penuh oleh para orang tua," tegas Ibu Femiyati dengan nada yang tegas namun tetap penuh kasih sayang.
 
Penekanan ini sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki budi pekerti luhur, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
 
Penerimaan Siswa Baru: SPMB Dibuka, Kuota Ditetapkan Sebanyak 256 Siswa
 
Selain mengumumkan hasil kelulusan, dalam kesempatan tersebut pihak sekolah juga meresmikan pembukaan pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran mendatang. SMP Negeri 7 Bitung membuka kesempatan seluas-luasnya bagi calon peserta didik baru, dengan menetapkan batas kuota penerimaan sebanyak 256 siswa.
 
Informasi ini disampaikan untuk memberikan kepastian bagi para orang tua dan calon siswa yang berminat menempuh pendidikan di sekolah ini. Pihak sekolah berkomitmen untuk melaksanakan proses penerimaan secara transparan, objektif, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku, guna menjaring generasi baru yang berpotensi dan siap dididik menjadi siswa berprestasi serta berkarakter kuat.
 
Turut hadir dan memberikan apresiasi atas capaian sekolah, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Bapak Patmos Supari, M.Pd. Dalam kesempatannya, beliau sangat mendukung langkah dan kebijakan yang diambil oleh Kepala Sekolah, baik terkait pembentukan karakter siswa maupun kesiapan penerimaan siswa baru.
 
"Saya sangat mengapresiasi ketegasan Ibu Kepala Sekolah. Merayakan keberhasilan itu boleh, namun harus tetap menjaga ketertiban, keindahan, dan keselamatan. Imbauan untuk meniadakan coret seragam dan konvoi ini sangat tepat dan harus didukung semua pihak. Begitu pula dengan kesiapan penerimaan siswa baru, semoga kuota 256 siswa ini dapat terisi dengan calon-calon murid yang berkualitas dan siap mengharumkan nama sekolah ke depannya," ungkap Bapak Patmos Supari, M.Pd.
 
Dengan capaian 100% kelulusan, pembenahan budaya perayaan yang lebih positif, serta kesiapan menerima 256 siswa baru, SMP Negeri 7 Bitung kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga bermoral tinggi dan berkarakter luhur.

(JG)
© Copyright 2022 - PATROLI MABES.COM